
Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Temanggung bersama KUA Kecamatan Kranggan menerima kunjungan kerja
Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian
Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 23
Desember 2025, bertempat di Aula Balai Nikah KUA Kecamatan Temanggung.
Kunjungan kerja ini disambut
langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Temanggung yang juga menjabat sebagai
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KUA Kecamatan Kranggan, Solakhudin Al-Ayubi,
didampingi para Penyuluh Agama Islam serta seluruh staf KUA setempat. Sementara
itu, tim Monitoring dan Evaluasi dari Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian
Agama RI diwakili oleh Lia Wardah.
Dalam sambutannya, Solakhudin
Al-Ayubi menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan (bimwin) di
wilayah kecamatan Temanaggung dan Kranggan telah berjalan dengan cukup baik.
Menurutnya, kegiatan tersebut telah memenuhi unsur-unsur pendukung yang
diperlukan, seperti ketersediaan tempat, materi yang memadai, fasilitator,
kelengkapan administrasi berupa daftar hadir, serta sertifikat bagi peserta. Ia
menekankan pentingnya loyalitas serta kerja sama tim dalam menjaga kualitas
layanan dan keberlanjutan program.
Sementara itu, Lia Wardah
menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi bertujuan untuk memantau
pelaksanaan layanan konsultasi perkawinan di KUA, mengidentifikasi inovasi
pembinaan keluarga sakinah, serta menilai efektivitas program bimbingan
perkawinan yang selama ini dilaksanakan di KUA Kecamatan Temanggung dan KUA
Kecamatan Kranggan.
Dalam kesempatan tersebut,
Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Temanggung, Nur Budi Handayani,
yang selama ini berperan sebagai fasilitator kegiatan bimbingan perkawinan,
menerima sejumlah masukan dan arahan terkait pelaksanaan bimwin agar semakin
ideal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Rangkaian kegiatan monitoring
dan evaluasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi serta dialog
interaktif mengenai kinerja dan capaian program. Salah seorang penyuluh agama, Hariyanta,
memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas
pelaksanaan bimbingan nikah. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menjalin kerja sama
dengan puskesmas dalam proses penghimpunan peserta. “Alhamdulillah, pelaksanaannya
berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat,” ujarnya.
Posting Komentar